Press "Enter" to skip to content

Penerapan Ilmu Manajemen dalam Pura-pura Kerja

Last updated on 29 Maret 2019

George R. Terry memperkenalkan empat fungsi dasar manajemen yang dikenal dengan POAC. POAC terdiri dari Planning (Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian), Actuating (Pelaksanaan) dan Controlling (Pengawasan). Keempat fungsi ini tidak hanya berlaku pada suatu organisasi atau perusahaan saja. Individu yang serius dalam mendalami peran pura-pura kerja, wajib pula memiliki manajemen yang baik.

Planning

Perencanaan pura-pura kerja perlu dilakukan untuk menghindari potensi-potensi kegagalan. Buatlah daftar rencana kegiatan yang terlihat seperti kerja keras. Misalnya membuat daftar anime yang akan dibaca, forum gosip yang tak ingin dilewatkan, hingga daftar akun sosial media gebetan yang ingin di-stalking. Ingat, tujuan utama pura-pura kerja adalah terlihat benar-benar bekerja.

Buat pula lini masa (timeline) untuk masing-masing rencana aktivitas. Perhitungkan setiap sumber daya yang kita miliki dalam menyusun rencana aktivitas. Pura-pura kerja hendaknya telah diniatkan sejak malam sebelumnya. Tidak dianjurkan berpura-pura kerja secara spontan. Karena resiko gagal dalam pura-pura dapat berakibat menghilangkan modal sosial utama, TRUST.

Organizing

Setelah membuat perencanaan, waktunya mempersiapkan sumber daya pendukung aktivitas rencana. Persiapkan alat-alat yang dibutuhkan untuk terlihat bekerja keras. Misalnya laptop dengan spesifikasi tercanggih, tas kerja yang elegan, dan busana yang mendukung penampilan.  Jangan lupa pula menyiapkan cukup dana di dompet elektronik atau pun fisik, jika berencana pura-pura kerja di luar rumah.

Actuating

Apa artinya perencanaan yang baik tanpa pelaksanaan. Jika kamu yakin perencanaan dan persiapanmu adalah yang terbaik, maka pelaksanaanmu harus sebaik-baiknya pula. Konsisten dan patuhlah pada perencanaanmu sendiri. Karena kebanyakan perencanaan tanpa aksi, hanya berujung OMDO (Omong doang).

Realitasnya, saat pelaksanaan bisa saja kita menemui hal-hal di luar rencana. Saat seperti ini, kecerdasan dalam berpikir cepat dan kemampuan problem solving kamu sangat dibutuhkan dan cukup diuji. Misalnya saat terciduk mencari promo tiket ketika pura-pura kerja, kamu bisa menjawab sedang memikirkan rencana perjalanan dinas. Atau ketika terciduk sedang sekral-sekrol Instagram, kamu harus terlihat sungguh-sungguh sedang mempelajari algoritme statistik sosial media.

Controlling

Sudah merasa membuat perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan yang excellent, jangan sampai lalai melakukan kontrol. Aktivitas kontrol ini juga berperan sebagai evaluasi atas setiap tahap manajemen pura-pura kerja. Dengan disiplin melakukan kontrol, kita dapat meningkatkan kualitas dan mempertimbangkan inovasi-inovasi terbaru dalam aktivitas pura-pura kerja kita.

Bagi sebagian orang, kegiatan pura-pura mungkin seperti main-main dan tidak serius. Padahal untuk satu aktivitas pura-pura kerja saja, tahapan yang diperlukan ternyata tidak sederhana. Ini baru pura-pura kerja lho, belum pura-pura sukses.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan